Minggu, 22 Juni 2008

Ramuan ‘Peminimalis’ Bekas Luka Bakar

Bekas luka bakar memang tidak pernah menjadi sesuatu yang enak dilihat. Apalagi bila tempatnya di daerah yang susah untuk ditutupi dan bekasnya pun cukup jelas terlihat. Keindahan kulit jadi hal yang mewah untuk didapatkan kembali.

Mungkin Anda pernah merasakan ‘derita’ pasca luka bakar, alias punya bekasnya di kulit Anda, entah itu karena tersiram air panas, terpercik letusan minyak panas saat memasak. Apapun sebabnya, bila sudah menyangkut urusan luka bakar, semua pasti ingin kulitnya cepat pulih dan bekasnya pun minimalis.

Ada beberapa cara yang alami untuk menyembuhkan luka bakar dan membuatnya tidak berbekas. Tergolong sederhana dan tradisional karena menggunakan tumbuh-tumbuhan yang biasa ditanam sebagai apotik hidup.


Ramuan pertama, yaitu bidara upas (Merremia mammosa). Tanaman ini dapat digunakan untuk mengobati luka bakar ataupun luka akibat gigitan ular. Caranya adalah dengan meletakkan irisan tipis umbi bidara upas di atas luka bakar tersebut.

Ramuan lain yang orang tidak terlalu banyak tahu adalah dengan tempuyung (Sonchus arvensis). Pertama-tama giling seluruh bagian tanaman sampai halus, lalu tempelkan ke tempat yang sakit. Bisa juga dengan memeras airnya dan digunakan untuk mengkompres luka bakar.

Cara lain untuk mengobati luka bakar, juga bisa dengan menggunakan tanaman tapak dara (Catharanthus roseus).

Sediakan beberapa helai daun tapak dara dan setengah genggam beras.
Lalu rendamlah dengan air.
Kemudian tumbuk bersama-sama hingga halus.
Tempelkan racikan tersebut diatas luka bakar.

Sumber: hanyawanita

Tidak ada komentar: